Dalam dunia industri pengolahan plastik, terutama pada sektor pengemasan, terdapat teknologi yang memungkinkan penggabungan beberapa lapisan material ke dalam satu produk secara simultan. Teknologi tersebut adalah Coextrusion, yang memberikan kemampuan untuk menghasilkan film, lembaran, pipa, tubing, profil, wire coating, hingga extrusion coating dengan struktur multilayer. Penggunaan multilayer ini menjadi sangat penting untuk mencapai fungsi yang spesifik, terutama sifat barrier terhadap oksigen, kelembapan, aroma, atau cahaya. Penerapan struktur berlapis ini membuat proses menjadi lebih efisien karena tidak lagi memerlukan proses laminasi terpisah antara lapisan-lapisan plastik. Selain itu, sistem ini umumnya lebih hemat biaya dan mampu meningkatkan sifat mekanik maupun fungsional dari produk akhir.
Teknologi Coextrusion dapat diterapkan pada berbagai jenis proses ekstrusi. Sistem ini bekerja dengan mengombinasikan beberapa extruder yang masing-masing membawa polimer berbeda. Aliran-aliran polimer tersebut kemudian digabungkan untuk membentuk lapisan-lapisan sesuai kebutuhan. Terdapat dua metode utama yang digunakan untuk menciptakan struktur multilayer, yaitu sistem feedblock dan multi-manifold die. Feedblock ditempatkan di antara beberapa extruder dan die utama. Perangkat ini bertugas membagi, mengatur, dan mengarahkan aliran polimer sehingga menghasilkan konfigurasi lapisan yang diinginkan. Pada jenis feedblock modular, bagian manifold dipecah menjadi beberapa segmen fungsional yang dapat diganti-ganti. Hal ini memberikan fleksibilitas dalam hal jumlah extruder, susunan lapisan, dan kompatibilitas dengan berbagai jenis die.
Beberapa produsen seperti Cloeren mengembangkan feedblock yang dilengkapi dengan vane yang dapat disesuaikan. Vane ini terletak di dalam saluran aliran polimer dan berfungsi menentukan ketebalan masing-masing lapisan. Pengaturan posisi vane dapat dilakukan selama proses ekstrusi berlangsung, memberikan kontrol yang sangat presisi terhadap struktur multilayer yang dihasilkan. Di sisi lain, multi-manifold die merupakan die khusus yang memiliki beberapa manifold internal. Dengan desain ini, aliran polimer dari setiap extruder masuk langsung ke manifold masing-masing sebelum bertemu pada titik tertentu di dalam die. Metode ini tidak memberikan fleksibilitas sebanyak feedblock, namun sangat efektif untuk material yang sensitif terhadap panas karena waktu tinggalnya jauh lebih singkat.
Tabel-tabel teknis yang membahas perbandingan antara feedblock dan multi-manifold die biasanya menekankan bahwa feedblock lebih fleksibel dan mampu menghasilkan jumlah lapisan yang tidak terbatas. Sebaliknya, multi-manifold die lebih terfokus pada aplikasi tertentu dan memiliki batasan jumlah lapisan. Namun, keunggulan multi-manifold die adalah kemampuannya dalam menangani resin dengan perbedaan viskositas yang besar tanpa menyebabkan pencampuran lapisan yang tidak diinginkan. Hal ini dimungkinkan karena aliran polymer menuju die berlangsung lebih cepat dan lebih sedikit waktu untuk terjadi degradasi termal.
Dalam penerapannya, extruder biasanya ditempatkan sedekat mungkin dengan feedblock atau multi-manifold die. Tujuannya untuk memperpendek jalur transfer lelehan polimer sehingga waktu tinggalnya lebih singkat. Material yang sensitif terhadap panas, seperti polimer barrier poly(vinylidene chloride), umumnya ditempatkan pada extruder yang paling dekat dengan sistem utama. Resin adhesif atau tie layer juga termasuk material yang perlu diperhatikan karena dapat mengalami cross-linking jika diproses terlalu lama pada suhu tinggi.
Tie layer digunakan untuk menghubungkan dua jenis polimer yang tidak kompatibel, misalnya poliolefin dengan resin barrier. Jenis tie layer yang umum meliputi EVA, SBS, SIS, SEBS, ionomer, serta EEA. Resin barrier yang paling umum digunakan adalah EVOH, sementara poly(vinylidene chloride) digunakan pada aplikasi tertentu. Struktur multilayer tipikal terdiri dari lapisan barrier yang ditempatkan di antara dua lapisan resin struktural, dengan tambahan dua tie layer sebagai penghubung. Melalui sistem Coextrusion, bahkan material daur ulang dapat ditempatkan di bagian tengah struktur multilayer, sehingga kontaminan dan perubahan warna pada material daur ulang dapat tersamarkan oleh lapisan resin murni di bagian luar.
(PIC : Aditia N.) #bumimulia #recycleplastic #higienis #injectionstretchblow #extrusionblowmolding #injectionmolding #extrusiontube #printingtube #palletplastic #plastikpalet
Source: Modern Plastics Handbook (Charles A. Harper)