Sistem Integrasi

Setiap kali kebutuhan peralatan pendukung (auxiliary equipment) dibahas, sangat disarankan untuk menerapkan perspektif sistem. Artinya, seorang engineer tidak hanya mengevaluasi peralatan yang sedang dipertimbangkan secara individual, tetapi juga menilai dampak yang akan ditimbulkan peralatan tersebut terhadap operasi di hulu maupun hilir dalam aliran material pabrik. Tidak jarang ditemukan situasi di mana upaya mengatasi hambatan produksi (bottleneck) pada satu area justru menciptakan hambatan baru di bagian hilir karena sistem integrasi yang ada tidak memadai untuk menangani peningkatan volume, atau karena sistem yang berada di hulu dari peralatan baru tersebut tidak mampu mengimbangi kapasitasnya.

Setiap kali direncanakan ekspansi operasi, baik melalui peningkatan kapasitas yang sudah ada maupun pembangunan fasilitas baru secara keseluruhan, analisis kebutuhan peralatan pendukung harus dilakukan secara menyeluruh dan sebuah rencana induk (master plan) harus disusun. Analisis ini harus melibatkan seluruh personel operasional yang dapat memberikan masukan mengenai kebutuhan operasional untuk setiap subsistem pendukung. Masukan yang diberikan sejak awal proyek dapat membantu menghindari kesalahan yang mahal di tahap selanjutnya. Sumber eksternal, seperti konsultan dan vendor, juga dapat memberikan ide-ide baru dan inovatif untuk meningkatkan kapasitas atau mengurangi biaya proyek.

Central dryer, dry-air, line-purge, and glass-tube systems

Setiap area yang telah dibahas dalam bagian ini, termasuk penerimaan material curah (bulk delivery), kebutuhan penyimpanan, sistem pemindahan material (conveying), pencampuran (blending), penggilingan (grinding), dan pengeringan (drying), harus dipertimbangkan bersama area lainnya seperti sistem cooling tower dan chilled water, unit pengendali suhu mold, peralatan robotik, penanganan produk setelah proses produksi (downstream parts handling), sistem udara bertekanan (compressed air), serta berbagai sistem lainnya.

Analisis kebutuhan pada area-area tersebut harus mempertimbangkan kapasitas awal pabrik yang ditentukan berdasarkan jumlah unit produksi dan kebutuhan throughput, serta harus mengakomodasi rencana pertumbuhan di masa depan. Hasil analisis kebutuhan akan menjadi dasar pengembangan master plan yang mencakup diagram aliran material, spesifikasi peralatan secara rinci, gambar tata letak pabrik, serta estimasi biaya dan waktu yang akurat untuk berbagai tahap proyek. Merupakan hal yang umum apabila sebuah master plan ditinjau dan direvisi beberapa kali sebelum akhirnya disetujui untuk digunakan dalam suatu proyek. Semakin banyak masukan yang diperoleh pada tahap ini, semakin baik hasil yang akan dicapai.

Master plan sering kali mengatur penerapan peralatan pendukung secara bertahap seiring dengan ekspansi produksi yang direncanakan dalam beberapa siklus anggaran. Pada setiap tahap ekspansi, asumsi dan spesifikasi awal harus dievaluasi kembali untuk menentukan apakah perubahan biaya atau kondisi operasional mengharuskan adanya modifikasi.

Daftar berikut merangkum pertanyaan-pertanyaan yang perlu dipertimbangkan saat mengevaluasi sistem integrasi pendukung untuk ekspansi atau pembangunan pabrik:

  1. Pengiriman resin: menggunakan kantong (bags), kotak (boxes), truk curah (bulk truck), atau gerbong kereta (railcar)?
  2. Berapa jumlah jenis material yang akan digunakan?
  3. Berapa tingkat persediaan (inventory) yang diinginkan?

Pada tahap ini, perlu juga dipertimbangkan apakah resin dapat langsung digunakan sebagaimana diterima dari pemasok atau memerlukan proses pengkondisian tambahan maupun penambahan aditif pada tahap berikutnya.

Sistem Integrasi Distribusi Resin

Keputusan yang diambil pada setiap area sebelumnya akan memengaruhi tata letak dan ukuran sistem distribusi resin. Sistem ini harus mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan operasi penyimpanan, pencampuran, pengeringan, dan pemulihan scrap, dengan tetap mempertimbangkan karakteristik resin serta tata letak pabrik. Umumnya, sistem distribusi resin merupakan salah satu komponen terakhir yang dirancang setelah banyak keputusan terkait sistem lainnya telah ditetapkan.

Karena sistem distribusi resin tersebar di seluruh area fasilitas, pengendalian sistem menjadi perhatian utama. Tren dalam industri plastik saat ini mengarah pada penggunaan sistem kontrol terdistribusi (distributed control systems), yang memungkinkan operator memasukkan perintah langsung dari titik penggunaan, sehingga tidak perlu berulang kali kembali ke satu panel kontrol pusat.

Sistem Kontrol dan Pemantauan

Sebagian besar peralatan pendukung dilengkapi dengan kontroler yang tidak hanya menjalankan fungsi pengendalian normal, tetapi juga menyediakan informasi diagnostik untuk membantu mengoptimalkan operasi atau menganalisis masalah ketika terjadi gangguan. Selain itu, sangat diharapkan agar sistem kontrol memiliki kemampuan komunikasi yang memungkinkan pemantauan melalui komputer pusat yang dapat:

 

  1. Merekam kinerja operasional. Hal ini sangat penting untuk pengendalian mutu (quality control) dan pemenuhan persyaratan ISO.
  2. Mencatat alarm serta gangguan peralatan. Data ini sangat berguna untuk program pemeliharaan preventif (preventive maintenance).
  3. Menyediakan data persediaan material dan throughput melalui sistem pengukuran silo, ruang timbang (weigh chamber), dan data throughput blender.
  4. Mencetak laporan perubahan (change reports) yang menunjukkan kapan seorang operator memasukkan perintah untuk mengubah suatu pengaturan atau parameter pada peralatan yang dipantau.

Sistem pemantauan terpusat sebagaimana dijelaskan di atas kini semakin dianggap sebagai kebutuhan, bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, karena tuntutan terhadap efisiensi operasional yang lebih tinggi dan standar kualitas yang semakin ketat. Oleh karena itu, setiap analisis sistem pendukung harus memasukkan kemampuan pemantauan semacam ini, baik untuk diterapkan sejak awal maupun sebagai bagian dari rencana pengembangan di masa mendatang. (PIC: Aditia N.) #bumimulia #paletplastik #plasticpallet #recycleplastic #higienis #extrusionblowmolding #injectionstretchblow #injectionmolding #extrusiontube #printingtube #labellingmachine #shrinklabel

Source: Modern Plastics Handbook (Charles A. Harper)